Sneak Preview unTouchable Episode 118 Bahasa Indonesia








Untuk melihat gambar-gambarnya, kamu bisa buka langsung Episode 118 dari Naver Webtoon Korea di sini.

Belum baca episode sebelumnya? Cek di sini.

Gambar tidak disertakan karena dibatasi kontrak dengan pengarang.

BACA JUGA UNTOUCHABLE BAHASA INDONESIA (VERSI SUDAH BERGAMBAR)
YANG TERSEDIA DI SINI

JANGAN MENERUSKAN JIKA TIDAK INGIN SPOILER.

—– EPISODE 118 —-

Menaiki mobilnya, Jiho mengajak Sia pergi ke suatu tempat.

Jiho: “Kita sudah sampai…”

Sia: “Ini di mana?”


Jiho: “Kamu pasti akan tahu kalau sudah melihatnya…”

“Aku ingin kamu melihat sesuatu di tempat ini”



unTouchable Episode 118
Tampaknya Mustahil

















Tempat yang mereka kunjungi adalah sebuah observatorium kecil.



Sia: “Kita mau naik sampai ke mana?”

Jiho: “Sebentar lagi sampai…”

Sia: “Memangnya tempat ini terbuka untuk umum?”
Jiho: “Iya, bagian atapnya terbuka untuk umum. Jadi nggak apa-apa.”

Sia: “Atapnya?”

Mereka pun sampai di pintu atap.




Jiho: “Kita sudah sampai. Hati-hatilah, di sini gelap.”


“Semoga kamu suka…”


Sia: “….?”


Sia masuk ke beranda itu dan terpana melihat ratusan bintang-bintang bercahaya dengan terang


Sia: “I..indahnya… bintangnya banyak sekali…”




Jiho: “Syukurlah hari ini cuacanya bagus. Aku benar-benar ingin pergi ke sini bersamamu.”

“Sewaktu kecil, aku pernah ke sini satu kali bersama ayahku.”


“Waktu itu aku ngantuk sekali dan kesulitan membuka kedua mataku.”


“Tapi begitu aku melihat banyak bintang-bintang di depanku….”

“Rasanya bagaikan diselimuti cahaya yang turun dari langit”

“Aku merasa betapa indahnya pemandangan itu”

“Selama ini, aku sempat lupa dengan pemandangan ini”

“Tapi, sejak aku bertemu denganmu, Sia, aku jadi teringat lagi.”

Sia: “…aku…?”

Jiho: “Bintang-bintang baru bercahaya terang jika berada di dalam kegelapan”

“aku merasa, bintang-bintang ini ada kemiripannya denganmu, Sia”

“Sia. Bagiku, kamulah bintang-bintangku.”

“Di saat aku mengalami masa kegelapan dalam hidupku…”

“Tiba-tiba kamu hadir di depan mataku…”

“Kemudian, satu per satu, semua kenangan bersamamu mulai menyinari hatiku.”

“Tempat yang pernah kita datangi bersama begitu banyak…”

“Itu sebabnya, saat ini di hatiku…”

“Sia, kamu menyinarinya bagai bintang-bintang.”



“Selama beberapa hari tidak bertemu kamu saja, aku sudah sangat rindu kamu.”

“Aku terus-terusan melihat HP-ku”

“Setiap hiasan berbentuk bulannya tidak menyala, aku selalu merasa kosong”

“Kemudian aku pun menyadari, kalau aku sudah tidak bisa melewati hari-hari tanpa kamu…”

“Dalam hidupku, bersama kamulah aku sering melewati waktu, sampai tidak terasa sudah terbiasa seperti ini.”


Sia terpana dan diam saja. Raut wajahnya penuh kebingungan. Dia mencoba menjawab

“…Jiho, aku…”


Jiho: “Sia, ada satu kata yang ingin kukatakan, dan selama ini belum sempat kukatakan padamu”

“Sia. Aku cinta kamu”



Sia tercengang mendengarnya.


Jiho: “Terima kasih sudah membawakan sinar yang terang ke dalam hatiku yang diselimuti kegelapan.”


Sia masih tidak bisa percaya dengan apa yang baru didengarnya. Dia tidak bisa berkata apa-apa. Kemudian Jiho membuka kotak cincin yang dibelinya, dia menunjukkan cincin itu pada Sia.


Jiho: “Sia… ini….”

“Selama ini karena banyak situasi yang canggung, aku selalu gagal mengatakannya”


“Hari ini aku ingin memberikan cincin ini untukmu secara resmi”

DEG-DEG.
Jiho mendekat pada Sia, sementara Sia makin berdegup ketakutan.



Jiho: “Sia… terima kasih sudah bersamaku selama ini dan menjagaku.”


“Aku harap suatu saat bersamamu, kita dapat membuat keluarga kita sendiri, dan punya anak bersamamu”

“Kalau bersamamu, aku rasa kita pasti bisa”

DEG-DEG.
Sia makin ketakutan.

“Tidak perlu bingung atau terbebani, aku tidak meminta jawaban darimu secepatnya.”

DEG-DEG.

“Jika bisa, sewaktu kamu merasa ingin melewati hidupmu bersama seseorang, aku harap orang itu adalah aku…

“Sudikah kamu menerima perasaanku ini?”


DEG-DEG.
Jiho mulai memasangkan cincinnya ke jari manis kiri Sia. Di saat itulah Sia langsung bergetar bagai tersambar petir. Suara hatinya muncul!

Sia (dalam hati):
“Sia, apa yang kamu lakukan?”

“Tidak boleh bersama dengan manusia. Pada akhirnya kamu bisa membuat dia dalam bahaya.”

“Sia, kamu tidak punya kontrol diri, bisa-bisa kamu membuat dia mati!”

“Semakin kamu cinta dia, semakin ada kemungkinan suatu hari…..”

“Semakin kamu cinta dia, suatu hari saat kamu menyentuh dia, bisa-bisa dia….”





BATS!
Sebelum Jiho mengenakan cincin itu, seketika Sia langsung menarik tangannya. Cincin itu terjatuh di lantai. Raut muka Sia sangat ketakutan sekali.


Jiho: “Sia… ada apa?”

Sia: “………….”

“….maafkan aku!!!”




Sia langsung lari pergi dari tempat itu.


Jiho: “Sia!!”



Jiho masih terdiam di tempat, dia melihat cincinnya yang terjatuh di lantai.

Jiho: “…… kenapa begini….?”



Sementara itu, sambil berlari, Sia teringat semua kejadian yang terjadi di masa lalunya. Dia selalu mengingatkan dirinya bahwa dia tidak boleh bersama manusia. Semakin dia cinta padanya, semakin dia akan menginginkannya.

Sia: “…. ini tidak bisa…”

“…. karena aku terlalu cinta padanya”

“…… karena aku terlalu sayang padanya….”

“……. aku tidak boleh bersama dirinya…..”


GREB! Tiba-tiba, seseorang menarik tangan kiri Sia, rupanya itu Jiho yang menyusulnya.

Jiho: “Sia… tunggulah, kita bicarakan dulu!”

Sia: “Lepaskan tanganku!!!”

“Jangan sentuh aku!”


SRET! Sia menarik tangannya! 
“Jangan sentuh aku!!”




Jiho: “Sia… kenapa kamu begini? Apa aku tadi salah ucap?”

“Kalau misalnya kamu terbebani, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud seperti itu…”


“Aku cuma menyatakan isi hatiku saja.”



“Jadi… tolong jangan begini… ayo kita jalani pelan-pelan dulu…”




Sia: “Jiho, tolong hentikan…”

“jangan bilang apa-apa lagi!”

“…. tolong maafkan aku… saat ini aku sudah tidak bisa…”


“Jiho…. tolong….”


“kita….”






“….sudahi sampai di sini saja…”



Kata Sia hampir menangis. 









—– TO BE CONTINUED —-

SUMBER TEKS BERASAL DARI UNTOUCHABLE LINE WEBTOON BAHASA MANDARIN DAN KOREA. NARASI KAMI TAMBAHKAN SENDIRI UNTUK MEMPERMUDAH MEMBAYANGKAN TANPA MELIHAT GAMBARNYA. HASIL AKHIR PADA KOMIK BISA JADI ADA PERBEDAAN KARENA AKAN MENGALAMI PENYESUAIAN BEGITU VERSI INGGRISNYA KELUAR.

Check Also

Samsung Kembangkan Sensor Smartphone 576 Megapiksel pada 2025

Kepoin News – Setelah meluncurkan sensor smartphone ISOCELL HP1 200 megapiksel yang baru saja diluncurkan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.