Sneak Preview unTouchable Episode 101 Bahasa Indonesia








Untuk melihat gambar-gambarnya, kamu bisa buka langsung Episode 100 dari Naver Webtoon Korea di sini.

Belum baca teks terjemahan episode sebelumnya? Cek di sini.

Gambar tidak disertakan karena dibatasi kontrak dengan pengarang.

BACA JUGA UNTOUCHABLE BAHASA INDONESIA (VERSI SUDAH BERGAMBAR)
YANG TERSEDIA DI SINI

JANGAN MENERUSKAN JIKA TIDAK INGIN SPOILER.


Kode warna:
Sia = Hitam Tebal
Jiho = Oranye
Baryu = Kuning
Sihwan = Abu-Abu
Mr. Choi = Merah
Moran = Ungu
Figuran lain = Hijau, dll.
Italic/Miring = tidak diucapkan

Narasi:
italics, hitam biasa

—– START —-

Melanjutkan episode sebelumnya, Sia datang ke apartemen Jiho dan sekarang mereka berdiri di depan pintu.

“Ah, Sia…!” Kata Jiho

“Bagaimana kerjaanmu? Lancar?”



“Iya, tadi aku juga diwawancara lho. Reporternya seru, jadi nggak kerasa capek“, Kata Sia 


“Jiho, kamu sudah makan malam belum?”

“Ah, masih belum…”


“Hehe, lihat nih, aku sudah tahu kalau kamu pasti belum makan, jadi aku bawain bekal makan yang spesial ke sini”


“Bekal makan spesial?”

“Isinya nasi belut panggang, dengar-dengar bisa meningkatkan stamina lho💛“, Kata Sia dengan wajah penuh tanda cinta


“Kalau makan ini, aku jamin kamu pasti nggak akan tiba-tiba capek di tengah-tengah.”



“……………”


Jiho hanya diam saja.



“Saat ini aku masih belum lapar, kumakan nanti saja, masuklah.”


“Ah, oke.”



Sia bingung melihat Jiho seolah menolak makanan pemberiannya











unTouchable Episode 101
Kenapa Ingin Tidur Denganku?















“Kamu baru aja habis kerja ya?


“Ya, banyak kerjaan yang harus kulakukan.”


“Kayaknya akhir-akhir ini kok kamu sibuk terus”



“Ah, soalnya aku…


TAP! Tiba-tiba Sia meletakkan kedua tangannya di pundak Jiho


“Mau kupijat nggak? Duduk terus di depan komputer seharian, katanya nggak baik buat pinggang lho”


“Berbaringlah sebentar, sambil aku pijitin, ya”



“……………”



Lagi-lagi Jiho hanya diam saja



“Ng, nggak usah. Aku nggak apa-apa kok.”


“Sia, kamu kan juga habis pulang dari kerja, pasti capek kan….”

Kata Jiho sambil melepas tangan Sia darinya



“Mau minum dulu nggak? Mau kopi?”

“Ah, oke.”


Jiho pun pergi ke dapur, sementara Sia hanya bisa menghela nafas panjang sambil melihat tangannya.










Setelah sesaat, kopi pun disajikan, keduanya minum di sofa sambil berbicara

“Kamu kenapa Jiho? Kok kayaknya kamu down terus dari tadi…”



“Maksudnya?”


“Aku merasa… kok kayaknya dari tadi kamu capek terus.”



“……. Kalau lagi kerja, keadaanku memang terlihat seperti ini kok.”


“Selain itu banyak hal-hal kecil yang membuatku kepikiran.”



Mendengar itu, dalam wujud chibi, Sia dengan manisnya mendekat ke Jiho. Sambil tersenyum dia juga merebahkan kepalanya ke pundak Jiho.


“Sekarang untuk sementara jangan pikirin apa-apa dulu ya, Jiho. Kalau bisa bagikan juga beban pikiranmu itu sama aku.”


“Sesekali kamu juga harus membiarkan tubuhmu istirahat”


“Kita sudah lama nggak begini kan? Enak sekali bisa tenang-tenang berduaan seperti ini.”

“Soalnya sejak aku pulang ke sini, kamu selalu sibuk terus nggak berhenti, Jiho.”





“……………”




“Maafkan aku…” Kata Jiho




“Nah, kalau kamu beneran menyesal, cium-cium-cium aku dulu dong.” Kata Sia sambil menggandeng erat tangan Jiho dalam wujud chibi.




“Apalagi akhir-akhir ini kita kan jarang banget sentuhan.”


“Sejak aku pulang ke sini, satu kalipun belum pernah lho.”


“Sebenarnya selama ini aku udah terus-terusan menunggu.”


“……………”

Jiho sempat terbelalak mendengar kata-kata Sia, dan dia hanya diam saja.

Tapi seketika, dia mengarahkan tangannya perlahan-lahan ke kepala Sia, menariknya pelan-pelan, mendekatkan bibir Sia pada bibirnya



Lalu berciuman dengan menutup mata







Sambil berciuman, Sia berkata-kata dalam hati

“Ah… benar-benar sudah lama nggak begini.”


“Rasanya benar-benar hebat! Bisa begini dengan Jiho…”


Jiho membuka matanya, lalu melepas bibirnya dari Sia.


Tapi tiba-tiba Sia menahan kepala Jiho dengan kedua tangannya, sampai membuat Jiho sempat terkejut.

Dia langsung menarik kepala Jiho, rupanya karena masih ingin melanjutkan ciuman mereka.


“….mmmmph”


“aaah– mmmph”

CUP! CUP! MUAH! MUAH!

Dengan menggebu-gebu, Sia terus-terusan mencium Jiho

“…tunggu, tunggu dulu. Sia…!”

“Aah…!”

“…Si, Sia…!”



DEG! Mata Sia terbuka sadar


“Waa, waa!!! Maaf Jiho…!!!!”

“Soalnya sudah lama kita nggak begini, jadi aku reflek saja…!!!”

Sia kebingungan, sementara Jiho memegang lembut bibirnya dengan wajah yang masih merona




“Duh… aku bener-bener kaget! Nggak kusadari tiba-tiba aku meledak-ledak begitu”

Kata Sia dalam hati sambil DAG-DIG-DUG! DAG-DIG-DUG!


“Kurasa ini gara-gara aku menahan rasa ‘lagi ingin’-ku terlalu kuat”

“Dulu sempat hampir meledak satu kali, makanya aku tahan-tahan. Mungkin gara-gara ikutahan sekarang tubuhku jadi nggak mau menuruti kata-kataku…”

DEG! Baru selesai Sia berkata-kata seperti itu dalam hatinya, dia menyadari kalau tangan kirinya masih menyentuh dada Jiho!

“….?!@$#$”


“Aaah!! Maaf!! Jiho, kenapa aku jadi begini ya…”

“Aku nggak sengaja kok, beneran…!”

“Paling-paling ini gara-gara kita jarang sentuhan aja, jadi aku lagi agak kepingin, gitu…”

“Ah!! Bukan itu maksudku…!”Sia kebingungan sambil merona-rona.


“Maksudku bukan itu… soalnya kita udah lama nggak begini, jadi…”




“Sudahlah, ini juga aku sendiri yang nggak terang-terangan…!”

BRUK! Tiba-tiba Sia mendorong Jiho rebah di sofa tempat mereka berciuman itu


“S, Sia…?”

Jiho kebingungan melihat Sia.



“Hahaha, kita juga sudah terlanjur sampai ke tahap ini.”

“Lagian sekarang juga nggak ada yang bisa mengganggu-ganggu kita…!”

“Aku… bener-bener ingin secepatnya lebih dekat lagi sama kamu, sampai jarak di antara kita bener-bener nggak ada.” Kata Sia sambil merah merona kepada Jiho yang sekarang ada di bawahnya.




“Jiho, kamu juga ingin begitu, kan?”

“Jadi, ayuk kita…”



“S, Sia…”


“…..Kenapa kamu….”














“…ingin sekali tidur denganku?”























—– TO BE CONTINUED —-











SUMBER TEKS BERASAL DARI UNTOUCHABLE LINE WEBTOON BAHASA MANDARIN DAN KOREA. NARASI KAMI TAMBAHKAN SENDIRI UNTUK MEMPERMUDAH MEMBAYANGKAN TANPA MELIHAT GAMBARNYA. HASIL AKHIR PADA KOMIK BISA JADI ADA PERBEDAAN KARENA AKAN MENGALAMI PENYESUAIAN BEGITU VERSI INGGRISNYA KELUAR.

Check Also

Samsung Kembangkan Sensor Smartphone 576 Megapiksel pada 2025

Kepoin News – Setelah meluncurkan sensor smartphone ISOCELL HP1 200 megapiksel yang baru saja diluncurkan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.