Sneak Preview unTouchable Episode 99 Bahasa Indonesia








Untuk melihat gambar-gambarnya, kamu bisa buka langsung Episode 99 dari Naver Webtoon Korea di sini.

Belum baca teks terjemahan episode sebelumnya? Cek di sini.

Gambar tidak disertakan karena dibatasi kontrak dengan pengarang.

BACA JUGA UNTOUCHABLE BAHASA INDONESIA (VERSI SUDAH BERGAMBAR)
YANG TERSEDIA DI SINI

JANGAN MENERUSKAN JIKA TIDAK INGIN SPOILER.


Kode warna:
Sia = Hitam Tebal
Jiho = Oranye
Baryu = Kuning
Sihwan = Abu-Abu
Mr. Choi = Merah
Moran = Ungu
Figuran lain = Hijau, dll.
Italic/Miring = tidak diucapkan

Narasi:
italics, hitam biasa

—– START —-

Melanjutkan pertanyaan Sia dari episode sebelumnya


“Malam ini… maukah menginap di tempatku?”, Sia menanyai Jiho


“Soalnya… waktu itu… yang mau kita lakukan, belum kesampaian kan?”


“Jadi hari ini, aku ingin bersama-sama kamu…”



“Sia…. hari ini… aku agak lelah.” jawab Jiho



“Hari ini kita baru saja pergi ke pegunungan kan?”

“Kerjaanku juga harus segera kuselesaikan…”

“Lagipula… kita masih punya banyak waktu, kita bisa bersama-sama kapan saja kan…?”

“Kita jalan pelan-pelan saja”


Sia tercengang mendengarnya

























unTouchable Episode 99
Jalanilah Perlahan-Perlahan















“Haaaah–   Gagal total!”
keluh Sia sambil menghela nafas panjang di depan cermin

“Haah—- sebenarnya harus menunggu sampai kapan baru bisa melakukannnya…”

“Padahal sebelumnya sudah menggebu-gebu ingin melakukan itu… Ternyata dalam hidup ini kita cepat-cepat dalam mengambil kesempatan…”

“Atau jangan-jangan akhir-akhir ini aku agak keriputan? Terus dia jadi ogah kalau sama aku? Mana mungkin…?” Kata Sia sambil meraba-raba wajahnya


“Haaah-  aku kira sewaktu aku pulang dia sudah menungguku penuh imajinasi cinta yang membuat orang merona dan hati berdebar.”

“Padahal aku sudah selama ini menahan nafsu ‘lagi ingin’-ku….!!!!”

Sia melepas bajunya hendak mandi

“Padahal aku benar-benar menginginkannya.” 

“Apalagi saat ini juga nggak ada keluargaku yang menghalang-halangi”

“Aku juga sudah tahu, kalau menghadapi manusia, asalkan sudah mencapai titik tertentu, bersentuhan pun tidak akan ada masalah.”

“Jadi aku juga ingin bilang kalau ingin mengalami asmara yang sangat indah…”

“Tapi nggak tahunya Jiho malah sesibuk ini…”
Sia menangis kesal di sela-sela mandinya.

“Kalau dia sudah ngomong mau kerja, aku jadi nggak bisa apa-apa.”











“Aku ingin cepat-cepat melakukannya sama dia…” Kata Sia memantapkan hatinya.

“Sama Jiho… aku ingin kami cepat-cepat jadi pasangan yang seutuhnya…”


“Haaah, iya aku lupa. Nggak boleh terlalu buru-buru.”

“Jiho sendiri juga bilang, kalau kita sudah punya waktu kapan saja!”















Cerita berpindah ke Jiho, yang teringat-ingat kata-kata Sia tadi.

“Malam ini… maukah menginap di tempatku?”


“Soalnya… waktu itu… yang mau kita lakukan, belum kesampaian kan?”




“…Itu tidak mungkin.”

“Apa yang kupikirkan ini, dasar aku bodoh”

“Sia… Sia bukan orang seperti itu…”





“Aku secara tak sadar, selalu berusaha menghindar”

“Aku percaya Sia”

“Ekspresi yang dia tunjukkan padaku…”

“…Semuanya tidak palsu.”

“Seharusnya itulah yang kurasakan.”


“Tapi… jauh di suatu tempat di dalam hatiku…”



“Apa kamu yakin, semua yang kamu lihat itu benar” Sisi Jiho yang jahat mempengaruhinya.

“Pikirkanlah baik-baik, kenapa dia sengaja memilih kamu?”

“…. apa kamu tidak merasa curiga?”

“Bagaimana jika sejak awal dia cuma main-main saja?”




“Tidak mungkin!”

“Tidak mungkin!”

Jiho berusaha menyadarkan dirinya.


“Meskipun cuma kemungkinan, tapi itu tidak mungkin…”

“Hatiku kuberikan padanya… dengan penuh perjuangan…”

“Bagiku, dia itu satu-satunya yang kumiliki, tapi…”




“Bagaimana… seandainya kalau aku dibuang lagi…”





“Aku…”



hari pun berganti, Sia sekarang berada di kantornya untuk diwawancarai seorang reporter.


“Kita mulai pertanyaannya ya”

“Pertanyaannya tidak sulit. Jawab saja dengan santai”

“Soalnya kali ini hanya untuk iklan model dalam negeri saja”

“Jadi nona boleh katakan apa saja yang nona pikirkan. Jawab saja dengan jujur”


“Ah… baiklah”

“Bagaimana perasaan nona sewaktu terpilih sebagai model iklan UX yang pertama kali dari seluruh negeri ini?”

“Rasanya seperti mimpi yang terwujud sejak awal mula aku terjun di dunia ini. Berkarir di situ benar-benar keinginanku. Jadi aku anggap ini kesempatan yang benar-benar penting bagiku. Jadi aku harus bekerja sangat tekun.”

“Saya melihat sesi foto pertama nona ada bersama seorang laki-laki. Hasil foto itu sangat bagus sekali”

“Apakah dia kekasih nona?”


“ah… w, waktu itu kami barusan kenalan saja sih…”

” ‘Waktu itu?’ Jadi artinya kalian benar-benar jadi pasangan ya? Waah”


“I… iya… nggak terasa tiba-tiba kami jadi seperti itu hahaha”

“Aaaaaah~~~ nah, supaya obrolan kita jadi lebih santai, kita bicara soal topik itu dulu yuk?!!”


“Hah?!!! Nona reporter, kamu terlalu bersemangat…”


“Aaaah- ayo tolong diceritakan! Oke? Oke?!”


“Begini…”



Sia pun menceritakan kisah mereka























“Terima kasih atas waktunya”

“Terima kasih, nona Sia sudah mau menjawab pertanyaan-pertanyaan ini. Nona adalah yang pertama diwawancara, hasilnya sangat bagus”



“Ah aku juga senang kok, sama-sama.”

“Oya nona reporter, wawancara ini, kira-kkira kapan naik cetaknya?”


“Emm, masih belum dipastikan, nanti harus disusun dulu lalu dikirimkan ke editor…”

“mungkin 2 atau 3 bulan lagi.”

“Ah, kalau boleh, aku minta copy-nya duluan ya.”








“Waah ternyata diwawancarai juga melelahkan lho…”

“Tapi nanti pasti seru membaca diriku sendiri di majalah…”

Sia menyadari seseorang






“Eh? Dia….”



Rupanya orang itu adalah Sihwan yang sedang bersama seorang gadis, lalu sia memanggilnya.

“Hei, Sihwan!”







—– TO BE CONTINUED —-











SUMBER TEKS BERASAL DARI UNTOUCHABLE LINE WEBTOON BAHASA MANDARIN DAN KOREA. NARASI KAMI TAMBAHKAN SENDIRI UNTUK MEMPERMUDAH MEMBAYANGKAN TANPA MELIHAT GAMBARNYA. HASIL AKHIR PADA KOMIK BISA JADI ADA PERBEDAAN KARENA AKAN MENGALAMI PENYESUAIAN BEGITU VERSI INGGRISNYA KELUAR.

Check Also

Samsung Kembangkan Sensor Smartphone 576 Megapiksel pada 2025

Kepoin News – Setelah meluncurkan sensor smartphone ISOCELL HP1 200 megapiksel yang baru saja diluncurkan, …

Leave a Reply

Your email address will not be published.